Benarkah Penyakit Asam Lambung Tinggi Menyebabkan Kematian ?

Benarkah Penyakit Asam Lambung Tinggi Menyebabkan Kematian ?

Benarkah Penyakit Asam Lambung Tinggi Menyebabkan Kematian ?

Benarkah Penyakit Asam Lambung Tinggi Menyebabkan Kematian ?

Benarkah Penyakit Asam Lambung Tinggi Menyebabkan Kematian ? Penyakit asam lambung tinggi merupakan gangguan kesehatan umum yang banyak diderita oleh semua orang baik itu anak, dewasa, pria ataupun wanita. Penyakit asam lambung terjadi ketika adanya gangguan di LES ( lower esophageal sphincter ).

LES ( lower esophageal sphincter ) adalah katup penghubung lambung dan kerongkongan. Pada saat fungsi dari LES ini terganggu kemudian menyebabkan asam lambung yang seharusnya tetap berada di perut naik ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi terbakar di dada.

Selain mengakibatkan gejala seperti rasa terbakar ( panas ) di dada, asam lambung yang tinggi juga sering menyebabkan beberapa gejala lainnya termasuk rasa asam atau pahit di mulut, kembung, sendawa dan kesulitan menelan makanan.

Penyakit asam lambung sendiri dikategorikan sebagai kondisi kronis yang mengakibatkan terjadinya kerusakan mukosa. Pada kasus yang sudah parah, penyakit ini diketahui bisa mengancam jiwa penderitanya atau meningkatkan resiko kematian. Benarkah ?

Artikel lainnya :

Seseorang yang menderita paparan asam lambung dalam waktu lama mengembangkan kondisi yang disebut Barret esophagus. Barret esophagus adalah kondisi yang sangat serius dan dapat mengancam kehidupan.

Pada kasus penyakit asam lambung, sebenarnya penyakit ini tidak langsung dapat mengakibatkan kematian pada penderitanya.

Hal ini dijelaskan oleh Dokter dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSUPN Cipto Mangunkusumo, Ari Fahrial Syam, menurut penuturan beliau ” Asam lambung sebenarnya tidak langsung menyebabkan kematian, tapi bisa menyebabkan komplikasi organ lain dan bisa berujung ke serangan jantung, stroke, pendarahan, infeksi.

Seperti kita ketahui bersama, meninggalnya beberapa artis Indonesia seperti Alm. Didi Petet & Alm. Ade Juwita dikabarkan disebabkan oleh penyakit asam lambung tinggi. ( Semoga amal ibadah mereka diterima Alloh SWT, amin ).

Salah satu komplikasi berbahaya asam lambung tinggi yang dapat mengancam jiwa ialah Esophagus barrett. Esofagus Barrett merupakan komplikasi serius dari penyakit asam lambung tinggi yang merupakan singkatan dari penyakit gastroesophageal reflux.

Esofagus Barrett adalah suatu kondisi di mana sel-sel yang membentuk kerongkongan Anda mulai terlihat seperti sel-sel yang membentuk usus Anda. Hal ini sering terjadi ketika sel-sel yang rusak akibat paparan asam dari lambung.

Esophagus Barret ini tidak memiliki gejala khusus, meskipun pasien dengan esophagus Barret mungkin memiliki gejala yang berhubungan dengan kenaikan asam lambung. Kondisi ini sering berkembang setelah bertahun-tahun mengalami gastroesophageal reflux (GERD). Dalam beberapa kasus, esophagus Barret dapat berkembang menjadi kanker kerongkongan.

Seiring waktu, sel-sel dari lapisan esofagus dapat berkembang menjadi sel-sel pra-kanker. Sel-sel ini kemudian dapat berubah menjadi sel-sel kanker. Namun, diperkirakan hanya sekitar 0,5 persen dari orang-orang dengan esophagus Barret mengembangkan kanker kerongkongan. Pada kasus stadium lanjut, kanker kerongkongan ini dapat mengancam jiwa atau dapat mengakibatkan kematian pada penderitanya.

Terimakasih sudah berkunjung, semoga artikelnya bermanfaat dan menambah wawasan 🙂

Baca juga artikel lainnya :

Penyebab Asam Lambung

Ciri Dan Gejala Penyakit Asam Lambung

Khasiat Kunyit Untuk Menurunkan Asam Lambung Yang Tinggi

Waspadai Komplikasi Berbahaya Penyakit Asam Lambung Tinggi

Posted by Obat Asam Lambung Terbaik

Benarkah Penyakit Asam Lambung Tinggi Menyebabkan Kematian ?

Semoga bermanfaat, Lika & share yaa 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial